Organisasi di seluruh dunia sedang mencari solusi penyimpanan untuk mengelola persyaratan volume, latensi, ketahanan, dan akses data dari big data. Pendekatan tradisional yang terpisah—mempertahankan data lake dan data warehouse yang terpisah—sering kali mengakibatkan biaya yang tinggi, duplikasi data, dan insight yang tidak konsisten.
Data lakehouse telah muncul sebagai arsitektur hybrid baru yang memberikan penyimpanan data lake yang fleksibel dan berbiaya rendah dengan performa, struktur, dan fitur pengelolaan setara data warehouse. Dengan memadukan data yang terisolasi, lakehouse menyediakan satu platform untuk business intelligence (BI), analisis prediktif, dan alur kerja AI generatif.
Google Cloud menyediakan data lakehouse lintas cloud yang terbuka, siap digunakan perusahaan, dan berbasis AI yang dirancang untuk membantu Anda beralih dari data ke AI lalu ke tindakan dengan lebih cepat.
Data lakehouse adalah arsitektur data modern yang menciptakan satu platform dengan menggabungkan kemampuan penyimpanan data mentah dari data lake dengan struktur terorganisasi dari data warehouse. Arsitektur data ini memungkinkan organisasi menggunakan penyimpanan berbiaya rendah untuk semua jenis data—terstruktur, tidak terstruktur, dan semi-terstruktur—sekaligus menyediakan fungsi pengelolaan penting seperti transaksi ACID dan penerapan skema.
Secara historis, arsitektur ini dibuat terpisah untuk menghindari kelebihan beban sistem, sehingga mengharuskan data dipindahkan terus-menerus antar-repositori. Arsitektur lakehouse memisahkan silo ini, sehingga menghilangkan masalah terkait keaktualan data, duplikasi, dan beban engineering yang tinggi.
Data lakehouse menggunakan penyimpanan objek cloud berbiaya rendah dari data lake guna menyediakan penyimpanan on-demand yang skalabel untuk volume data yang sangat besar dalam bentuk mentahnya. Kemudian, data lakehouse mengintegrasikan lapisan metadata ke penyimpanan ini untuk menyediakan performa dan pengoptimalan seperti data warehouse.
Arsitektur ini terdiri dari tiga lapisan inti:
Bagi data scientist, arsitektur data lakehouse adalah pendukung penting untuk analisis data AI dan machine learning.
Pendekatan Google Cloud berfokus pada arsitektur terbuka, terkelola, dan berperforma tinggi yang memanfaatkan standar open source dan teknologi serverless terbaik.
Apache Iceberg mengubah lakehouse dengan menghadirkan kemampuan data warehouse seperti lintas waktu dan evolusi skema langsung ke data lake. Lakehouse Google Cloud memungkinkan penyimpanan, tata kelola, dan performa tingkat perusahaan untuk membangun kasus penggunaan AI analisis, operasional, dan real-time yang skalabel di lakehouse terbuka yang terpadu, lintas cloud, dan multimodal. Hal ini memungkinkan Anda memanfaatkan mesin open source secara langsung di Cloud Storage sekaligus menghindari keterikatan pada vendor.
Dapatkan akses data berkecepatan tinggi dan berlatensi rendah, di mana pun Anda berada. Gabungan katalog lintas cloud memadukan penemuan dan analisis di berbagai ekosistem.
BigQuery adalah platform data ke AI otonom serverless milik Google. Layanan ini mengotomatiskan seluruh siklus proses data dan dapat langsung membuat kueri tabel Iceberg di Cloud Storage, sehingga pengguna dapat memanfaatkan analisis SQL yang canggih pada data terkelola tanpa perlu memindahkan data
Knowledge Catalog menyediakan tata kelola terpadu dan pengelolaan metadata yang didukung AI di seluruh lakehouse Anda. Alat ini memastikan semantik yang konsisten untuk analis data dan agen AI, sehingga menghilangkan silo antara metadata bisnis dan teknis.
Dengan Managed Service untuk Apache Spark, data engineer dan data scientist dapat mengembangkan aplikasi di alat yang sudah dikenal seperti notebook BigQuery Studio. Anda dapat mengirimkan tugas dengan satu perintah tanpa perlu membuat, mengonfigurasi, atau mengelola cluster.
Fitur | Data warehouse | Data lake | Data lakehouse |
Jenis data | Terstruktur | Tidak terstruktur dan terstruktur | Terstruktur, semi-terstruktur, tidak terstruktur |
Penggunaan utama | BI dan pelaporan | Big data dan ML | BI, data science, dan AI |
Pengoptimalan | Skema tulis | Skema baca | Metadata berlapis |
Biaya | Tinggi | Rendah | Rendah (penyimpanan objek) |
Fitur
Data warehouse
Data lake
Data lakehouse
Jenis data
Terstruktur
Tidak terstruktur dan terstruktur
Terstruktur, semi-terstruktur, tidak terstruktur
Penggunaan utama
BI dan pelaporan
Big data dan ML
BI, data science, dan AI
Pengoptimalan
Skema tulis
Skema baca
Metadata berlapis
Biaya
Tinggi
Rendah
Rendah (penyimpanan objek)
Mulailah membangun solusi di Google Cloud dengan kredit gratis senilai $300 dan lebih dari 20 produk yang selalu gratis.