Apa itu analisis prediktif?

Analisis prediktif adalah cabang lanjutan dari ilmu data yang menggunakan data historis, pemodelan statistik, dan machine learning untuk menjawab pertanyaan, “Apa yang mungkin terjadi selanjutnya?” Seiring transisi organisasi menjadi platform data ke AI otonom, analisis prediktif telah menjadi dasar untuk mengotomatiskan seluruh siklus proses data—mulai dari penyerapan hingga insight yang dapat ditindaklanjuti. Dengan memanfaatkan arsitektur serverless dan skalabilitas tingkat perusahaan, analisis prediktif modern memungkinkan data scientist dan engineer memproses kumpulan data yang lebih luas dengan lebih cepat dari sebelumnya.

Analisis prediktif ditentukan

Analisis prediktif adalah proses penggunaan data untuk memperkirakan hasil di masa mendatang dengan tingkat presisi yang tinggi. Alat ini sangat penting bagi data scientist, data engineer, dan data architect yang perlu mengidentifikasi pola dalam data historis dan data saat ini untuk memprediksi perilaku dalam hitungan detik, hari, atau bahkan beberapa tahun ke depan. Di perusahaan modern, proses ini semakin "siap AI", terintegrasi secara lancar dengan pemrosesan data real-time untuk memberikan keunggulan kompetitif.

Bagaimana cara kerja analisis prediktif?

Alur kerja untuk membangun kerangka kerja analitik prediktif mengikuti lima langkah dasar:

  1. Mendefinisikan masalah: Mulailah dengan tesis yang jelas (seperti, "Dapatkah kita mendeteksi penipuan secara real-time?") untuk menentukan metode prediktif yang tepat
  2. Memperoleh dan mengelola data: Tim modern memanfaatkan data warehouse serverless seperti BigQuery dan lakehouse terbuka seperti Lakehouse untuk Apache Iceberg untuk mengelola set data besar tanpa perlu mengelola infrastruktur
  3. Melakukan pra-pemrosesan data: Bersihkan data mentah untuk menghilangkan anomali atau kesalahan pengukuran yang dapat memengaruhi model
  4. Mengembangkan model prediktif: Data scientist menggunakan teknik seperti regresi, pohon keputusan, atau jaringan neural untuk melatih model pada data yang telah disiapkan
  5. Memvalidasi dan men-deploy hasil: Terus periksa akurasi model dan deploy insight melalui aplikasi atau dasbor kepada pemangku kepentingan perusahaan Anda

Jembatan menuju AI generatif: Analisis data AI

Perubahan paling signifikan dalam industri ini adalah konvergensi model prediktif tradisional dan AI generatif. Agen analisis data memungkinkan organisasi melampaui perkiraan sederhana untuk membuat agen cerdas yang dapat bertindak berdasarkan prediksi. Dengan menggunakan insight prediktif untuk memicu model generatif, bisnis dapat mengotomatiskan proses pengambilan keputusan yang kompleks, sehingga beralih dari "Apa yang akan terjadi?" menjadi "Apa yang harus kita lakukan?"

Teknik analisis prediktif

Analisis prediktif mengandalkan beberapa metode matematika dan komputasi inti:

  • Analisis regresi: Memperkirakan hubungan antara variabel untuk menentukan bagaimana suatu input (seperti harga) memengaruhi input lainnya (seperti penjualan)
  • Pohon keputusan: Model klasifikasi yang memetakan potensi pilihan dan hasilnya dalam struktur seperti pohon
  • Jaringan neural: Mesin pengenalan pola yang sangat hebat yang memodelkan hubungan non-linear yang kompleks dalam data

Mengatasi tantangan bisnis Anda dengan Google Cloud

Pelanggan baru mendapatkan kredit gratis senilai $300 untuk dibelanjakan di Google Cloud.
Hubungi spesialis penjualan Google Cloud untuk membahas tantangan unik Anda secara lebih mendetail.

Penggunaan dan contoh analisis prediktif

Deteksi penipuan

Memeriksa tindakan jaringan secara real-time untuk menemukan anomali.

Peningkatan operasional

Memperkirakan inventaris dan mengelola resource menggunakan pemrosesan data real-time.

Perkiraan pemeliharaan

 Memprediksi kegagalan peralatan sebelum terjadi untuk mengurangi waktu non-operasional.

Langkah selanjutnya

Mulai bangun platform data otonom Anda di Google Cloud dengan kredit gratis senilai $300 dan lebih dari 20 produk yang selalu gratis.