Server pribadi virtual, juga dikenal sebagai VPS, bertindak sebagai lingkungan virtual yang terisolasi di server fisik, yang dimiliki dan dioperasikan oleh penyedia hosting cloud atau hosting web. Hosting VPS menggunakan teknologi virtualisasi untuk membagi satu mesin fisik menjadi beberapa lingkungan server pribadi yang berbagi resource.
VPS—atau server pribadi virtual—adalah virtual machine yang menyediakan resource server virtual pada server fisik yang digunakan bersama dengan pengguna lain.
Hosting VPS adalah jenis hosting web yang menggunakan teknologi virtualisasi untuk membagi server fisik menjadi beberapa server virtual, masing-masing dengan resource dan sistem operasi khusus. Hosting VPS adalah solusi hybrid yang menggabungkan aspek hosting bersama dan hosting khusus.
Meskipun istilah "VPS" dan "virtual machine" (VM) sering digunakan secara bergantian, keduanya biasanya merujuk pada lingkungan hosting dan model harga yang berbeda.
VPS tradisional biasanya dihosting di satu server fisik yang dipartisi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil. Model ini sering kali disukai oleh individu atau tim kecil karena model harganya; pelanggan biasanya membayar tarif bulanan tetap yang mencakup sejumlah komputasi, penyimpanan, dan transfer data (bandwidth). Hal ini membuat biaya dapat diprediksi untuk workload yang lebih kecil.
VM cloud, seperti instance Google Cloud Compute Engine, dihosting di kumpulan resource komputasi yang lebih besar, bukan di satu server fisik. Meskipun VPS tradisional bergantung pada satu mesin, VM cloud memanfaatkan arsitektur terdistribusi. Hal ini menawarkan keunggulan tersendiri untuk workload perusahaan:
VPS dapat digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk:
Menghosting situs, blog, dan toko e-commerce.
Menjalankan aplikasi web, backend aplikasi seluler, dan software lainnya.
Menyediakan lingkungan terisolasi untuk pengembangan dan pengujian software.
Menghosting database untuk aplikasi dan layanan.
Men-deploy server email khusus.
Menyediakan akses jarak jauh ke lingkungan desktop.
Ada beberapa manfaat yang perlu dipertimbangkan saat memutuskan hosting server pribadi virtual:
Kontrol lebih besar
Dibandingkan dengan hosting bersama, Anda memiliki akses root dan dapat menyesuaikan lingkungan server Anda.
Resource khusus
Resource CPU, memori, dan penyimpanan yang dialokasikan membantu memastikan performa yang konsisten.
Skalabilitas
Tingkatkan atau turunkan skala resource dengan mudah sesuai kebutuhan untuk mengakomodasi perubahan traffic dan permintaan aplikasi.
Hemat biaya
VPS biasanya menawarkan keseimbangan antara keterjangkauan hosting bersama dan kemampuan server khusus.
Keamanan yang lebih kuat
Isolasi dari pengguna lain di server fisik yang sama meningkatkan keamanan.
Pilihan sistem operasi
Pilih sistem operasi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda (misalnya, Linux atau Windows).
Berikut cara membuat instance virtual machine (VM) di Google Cloud menggunakan Compute Engine. Hal ini memberikan fungsionalitas yang mirip dengan VPS, tetapi dengan manfaat tambahan dari infrastruktur cloud.
Langkah 1. Daftar ke Google Cloud: Jika Anda belum memilikinya, buat akun Google Cloud.
Langkah 2. Buat project: Di Konsol Google Cloud, buat project baru.
Langkah 3. Aktifkan Compute Engine API: Buka Library API dan aktifkan Compute Engine API.
Langkah 4. Buat instance VM: Buka Compute Engine dan klik "Create Instance".
Langkah 5. Konfigurasi instance:
Langkah 6. Buat: Klik "Create" untuk meluncurkan instance VM.
Langkah 7. Hubungkan ke instance: Setelah instance berjalan, hubungkan ke instance menggunakan SSH atau RDP (untuk instance Windows).
Mulailah membangun solusi di Google Cloud dengan kredit gratis senilai $300 dan lebih dari 20 produk yang selalu gratis.