Database dokumen adalah jenis database NoSQL yang menyimpan, mengelola, dan mengambil data dalam format yang fleksibel. Setiap ‘dokumen’ ini dapat memiliki struktur uniknya sendiri—tidak seperti database relasional, yang menggunakan tabel kaku dengan baris dan kolom.
Fleksibilitas ini dapat menjadikan database dokumen sebagai pilihan ideal untuk menangani data semi-terstruktur atau tidak terstruktur, seperti aplikasi yang dihasilkan AI atau data sensor—kasus yang skema tradisionalnya terlalu ketat. Database dokumen sangat populer dalam kasus penggunaan seperti pengelolaan konten, e-commerce, dan analisis real-time.
Database dokumen adalah jenis database NoSQL yang menyimpan data dalam ‘dokumen’ fleksibel yang mirip JSON.
Database dokumen dikenal karena:
Anggap database dokumen sebagai lemari arsip digital yang cerdas. Data dikelompokkan ke dalam koleksi (folder), yang masing-masing menyimpan dokumen mandiri (file) untuk satu entity seperti pelanggan atau produk.
Tidak seperti tabel relasional yang kaku, setiap dokumen dapat memiliki struktur yang unik. Misalnya, Anda dapat menambahkan kolom “sustainability_rating” ke satu produk dalam katalog e-commerce Anda tanpa mengubah skema untuk setiap item lainnya.
Dokumen 1: { id: 1 product_name: “blue shirt” product_category: “shirt” qty: 76 sustainability_rating: “moderate” } Dokumen 2: { id: 2 product_name: “green pants” product_category: “pants” qty: 44 } |
Dokumen 1:
{
id: 1
product_name: “blue shirt”
product_category: “shirt”
qty: 76
sustainability_rating: “moderate”
}
Dokumen 2:
{
id: 2
product_name: “green pants”
product_category: “pants”
qty: 44
}
Database dokumen sangat cocok untuk aplikasi yang menuntut fleksibilitas, skalabilitas, dan pengembangan cepat, seperti aplikasi AI, pengelolaan konten, e-commerce, dan analisis real-time.
Misalnya, satu postingan media sosial berisi data semi-terstruktur—kolom yang dapat diprediksi seperti nama pengguna, stempel waktu, dan jumlah ‘suka’—tetapi strukturnya fleksibel. Satu postingan mungkin menyertakan tag lokasi opsional, sementara postingan lainnya mungkin memiliki daftar pengguna yang ditandai. Selain itu, postingan tersebut mungkin berisi data tidak terstruktur, seperti gambar atau video, teks caption dalam bentuk bebas, dan serangkaian komentar pengguna.
Database dokumen dirancang untuk menyimpan semua informasi terkait ini—mulai dari nama pengguna terstruktur hingga gambar dan komentar tidak terstruktur—bersama-sama dalam satu ‘dokumen’ yang kohesif. Hal ini membuat developer sangat efisien dalam bekerja dengan data dunia nyata tanpa harus memaksanya terlebih dahulu ke dalam struktur yang kaku dan telah ditentukan sebelumnya.
Database dokumen bersifat unik karena serangkaian fitur arsitektur unik yang dirancang untuk mendukung pola pengembangan modern dan efisiensi data.
Dokumen dikelompokkan ke dalam koleksi, mirip dengan tabel dalam database relasional. Namun, tidak seperti tabel, koleksi tidak mengharuskan semua dokumen memiliki struktur yang sama, sehingga menawarkan lebih banyak fleksibilitas. Misalnya, bayangkan dokumen yang menyimpan nama dan email pelanggan, tetapi dengan berbagai bentuk pembayaran. Satu dokumen mungkin menyimpan detail kartu kredit, sementara dokumen lainnya mungkin menyimpan nomor rute dan nomor rekening untuk rekening giro.
Selain setiap dokumen memiliki struktur uniknya sendiri, formatnya juga dapat berubah seiring penambahan informasi. Dengan kata lain, struktur data dapat berkembang, bukan hanya nilainya. Hal ini sangat berbeda dengan database relasional, di mana semua baris dalam tabel harus sesuai dengan kolom yang telah ditentukan sebelumnya, dan hanya nilainya yang berubah. Skema dinamis sangat berguna dalam vibe coding, di mana satu perintah yang mengekspresikan persyaratan bisnis baru dapat mencerminkan perubahan pada model data.
Database dokumen memungkinkan Anda membuat kueri langsung di dalam kolom dokumen, dengan indeks yang mendukung kueri cepat. Misalnya, Anda dapat dengan cepat menemukan pengguna berdasarkan emailnya atau mengambil pesanan di atas harga tertentu.
Database dokumen dirancang untuk berkembang dengan mudah dengan menambahkan lebih banyak server atau cluster secara lancar dengan sedikit atau tanpa waktu non-operasional. Skalabilitas ini menjadikannya ideal untuk aplikasi dengan kebutuhan data yang terus berkembang atau tidak dapat diprediksi.
Database dokumen banyak digunakan untuk aplikasi yang memerlukan fleksibilitas, skalabilitas, dan kecepatan. Berikut beberapa kasus penggunaan umum:
Meskipun database dokumen, database relasional, dan penyimpanan nilai kunci semuanya mengelola data, ketiganya melakukannya dengan prioritas yang berbeda terkait struktur, fleksibilitas, dan kecepatan.
Fitur | Database dokumen | Penyimpanan nilai kunci | Database relasional |
Format data | Dokumen terstruktur yang kaya | Pasangan nilai kunci sederhana | Tabular (baris dan kolom) |
Fleksibilitas | Tinggi; setiap dokumen dapat bervariasi | Tinggi; jumlah kolom dapat bervariasi dari baris ke baris | Terbatas; skema yang telah ditentukan sebelumnya |
Membuat kueri | Lanjutan, termasuk kolom bertingkat | Berdasarkan indeks utama atau sekunder untuk performa terbaik | Kueri lanjutan dan kompleks dengan JOIN |
Paling cocok untuk | Pengembangan cepat dan model data yang terus berkembang | Struktur data sederhana dan pencarian cepat | Konsistensi data yang kuat dan kueri di beberapa tabel |
Fitur
Database dokumen
Penyimpanan nilai kunci
Database relasional
Format data
Dokumen terstruktur yang kaya
Pasangan nilai kunci sederhana
Tabular (baris dan kolom)
Fleksibilitas
Tinggi; setiap dokumen dapat bervariasi
Tinggi; jumlah kolom dapat bervariasi dari baris ke baris
Terbatas; skema yang telah ditentukan sebelumnya
Membuat kueri
Lanjutan, termasuk kolom bertingkat
Berdasarkan indeks utama atau sekunder untuk performa terbaik
Kueri lanjutan dan kompleks dengan JOIN
Paling cocok untuk
Pengembangan cepat dan model data yang terus berkembang
Struktur data sederhana dan pencarian cepat
Konsistensi data yang kuat dan kueri di beberapa tabel
Database dokumen unggul dalam lingkungan dinamis, seperti platform e-commerce atau aplikasi seluler, tempat data berkembang pesat atau memiliki beragam bentuk. Fleksibilitasnya cocok untuk set data dari berbagai sumber atau dengan skema yang berbeda.
Database relasional, di sisi lain, ideal untuk aplikasi tradisional seperti sistem keuangan atau pengelolaan inventaris, yang konsistensi dan strukturnya tidak dapat ditawar. Dalam jasa keuangan, misalnya, mempertahankan skema yang ketat memastikan setiap akun pelanggan menggunakan jenis data yang sama yang diperlukan oleh tata kelola.
Pertimbangan untuk memilih antara keduanya:
Aplikasi besar dan kompleks seperti video game juga dapat dibangun di database dokumen serta database relasional, dengan masing-masing menyimpan bagian data yang berbeda.
Baik database dokumen maupun penyimpanan nilai kunci adalah database NoSQL, tetapi keduanya memiliki tujuan yang berbeda berdasarkan cara mereka menangani data.
Database dokumen: Database dokumen memperluas konsep nilai kunci. Dokumen dapat menyertakan data bertingkat, dan database dokumen memberikan lebih banyak fleksibilitas untuk mengindeks data ini guna mengaktifkan kueri berperforma tinggi pada nilai data bertingkat. Struktur ini memungkinkan database dokumen mengelola set data yang beragam dan mendukung kueri lanjutan.
Penyimpanan nilai kunci: Database ini menggunakan struktur sederhana yang terdiri dari kunci dan nilai. Setiap kunci bersifat unik dan langsung mengarah ke nilainya. Kesederhanaan ini membuat penyimpanan nilai kunci sangat cepat untuk pencarian, tetapi tidak ideal untuk menangani data yang kompleks atau hierarkis, karena tidak menggunakan bahasa kueri yang canggih.
Kapan harus menggunakan masing-masing:
Firestore adalah database dokumen serverless yang terkelola sepenuhnya dari Google Cloud. Firestore memungkinkan Anda menyimpan data dalam dokumen fleksibel dan terintegrasi secara lancar dengan layanan Google Cloud lainnya untuk solusi yang tangguh dan skalabel.
Perbedaannya terletak pada struktur dan fleksibilitas. Database SQL, seperti Cloud SQL atau Cloud Spanner, menggunakan tabel kaku dengan baris dan kolom. Database dokumen, seperti Firestore, menyimpan data dalam dokumen fleksibel seperti JSON, sehingga struktur dapat berkembang tanpa merusak skema.
Database dokumen adalah alat yang canggih untuk menangani kebutuhan data modern. Berikut beberapa keuntungan utamanya:
Fleksibilitas
Karena skemanya yang dinamis, database dokumen dapat membantu aplikasi yang model datanya sering berubah.
Pengindeksan bawaan dan pola akses data yang efisien membuat database dokumen menjadi cepat, bahkan saat menangani set data yang besar atau kompleks.
Skalabilitas
Dengan penskalaan horizontal, Anda dapat menambahkan lebih banyak server seiring pertumbuhan data, sehingga memastikan performa yang konsisten untuk aplikasi yang berkembang. Database dokumen juga dapat diskalakan secara vertikal dengan menambahkan daya komputasi ke setiap node.
Pengalaman developer
Anda dapat memetakan dokumen JSON ke objek dalam database, menggunakan sintaksis yang sudah dikenal oleh developer. Perbarui dokumen langsung dalam kode Anda.
Fleksibilitas data
Database dokumen unggul dalam menyimpan, mengelola, dan mengkueri berbagai jenis data, termasuk informasi tidak terstruktur dan semi-terstruktur serta metadata yang terkait dengan file seperti gambar dan video.
MongoDB adalah database dokumen yang banyak digunakan dan dikenal karena format data BSON yang fleksibel, bahasa kueri ad-hoc, dan kemampuan penskalaan horizontal. MongoDB Atlas tersedia sebagai penawaran komersial dari MongoDB, Inc. Beberapa database pesaing dari vendor lain menawarkan berbagai tingkat kompatibilitas dengan MongoDB.
Firestore adalah database dokumen serverless yang terkelola sepenuhnya dan menyediakan sinkronisasi data real-time untuk aplikasi web dan seluler melalui integrasinya dengan Google Cloud dan Firebase.
CosmosDB adalah layanan database multi-model yang dirancang untuk aplikasi yang memerlukan pembacaan dan penulisan latensi rendah dalam skala global.
Couchbase adalah database dokumen terdistribusi dan platform cloud yang menawarkan dukungan di berbagai workload multicloud, seluler, AI, dan komputasi edge.
Amazon DocumentDB adalah layanan database terkelola Amazon Web Services (AWS) yang kompatibel dengan MongoDB API.
Firestore adalah database dokumen terkelola sepenuhnya yang mengurangi kompleksitas pengelolaan database. Dengan layanan ini, Anda dapat memanfaatkan sepenuhnya keunggulan Google Cloud dan platformnya yang dapat diskalakan secara global.
Baik Anda membuat aplikasi kecil atau menskalakan platform global, fitur Firestore dirancang untuk membantu Anda bergerak lebih cepat sambil mempertahankan fleksibilitas dan performa.
Sebagai bagian dari Google Cloud dan Firebase, Firestore terintegrasi untuk mendukung aplikasi Anda dengan integrasi sederhana dengan Firebase Auth, BigQuery, dan banyak layanan lainnya. Mulai dari alat kolaborasi real-time hingga aplikasi seluler dan platform perusahaan, Firestore menyediakan alat yang Anda perlukan untuk meraih kesuksesan.
Mulai sekarang juga dengan paket gratis yang tersedia untuk penggunaan rendah dan rasakan manfaat database dokumen yang andal, skalabel, dan canggih.
Mulailah membangun solusi di Google Cloud dengan kredit gratis senilai $300 dan lebih dari 20 produk yang selalu gratis.